Minggu, 05 Maret 2017

Pulau Enggano


Pulau enggano merupakan salah satu pulau terluar Indonesia. Pulau ini berada di kawasan Provinsi Bengkulu, kabupaten Bengkulu Utara. Pulau ini masih bisa dikatakan kurang maju karena di pulau enggano ini masih kental dengan adat istiadat. Pulau enggano terdiri dari 6 desa, yaitu Desa Kahyapu, Desa Kaana, Desa Malakoni, Desa Apoho, Desa Meok, dan Desa Banjarsari. Pusat Kecamatan Enggano berada di Desa Apoho.
Ini adalah kali pertama kunjungan saya sebagai warga Bengkulu ke Pulau Enggano setelah 21 tahun Berjaya dan memijak tanah kemanapun. Sebuah anugrah dan keajaiban saya bisa memijakkan kaki, bahkan merebahkan punggung serta meminum air di Pulau Enggano ini. Pulau indah nan elok ini, segenggam tanah surga yang tidak sengaja ditempatkan diantara perairan bumi.
Untuk sampai ke Pulau Enggano, alat transportasi yang bisa digunakan ada dua yaitu alat transportasi darat dan udara. Ada dua alat transportasi darat yaitu kapal Sabuk Nusantara dan Kapal Feri, sedangkan alat transportasi udara yaitu pesawat dengan kapasitas beberapa orang saja. Hal inilah yang menghambat perkembangan bagi pulau ini. Alat transportasi yang sulit diperoleh jika cuaca tidak mendukung membuat  masyarakat menelan pil kerugian. Meskipun demikian, masyarakat Pulau Enggano tetap sejahtera. Kehidupan tetap berjalan dengan damai dan harmoni.
Sebagian besar pendapatan masyarakat Pulau Enggano berasal dari hasil perkebunan pisang kepok , kemudian disusul kakao. Kondisi tanah mendukung pertumbuhan pohon pisang kapok sehingga pisang tumbuh subur dan membuahkan hasil yang memuaskan. Kurang mendukungnya teknologi pengolahan pisang menjadikan nilai jual buah pisang mejadi rendah. Selain itu, bagi sebagian masyarakat, laut adalah ladang bagi mereka yang bekerja sebagai nelayan. Hasil laut juga menjadi prioritas utama, namun Karena kurangny teknologi dalam pengolahan dan pengawetan, hasil laut hanya dipasarkan di daerah Bengkulu saja.   

Meskipun demikian, Pulau Enggano memiliki potensi alam yang menakjubkan. Pantai dan laut yang indah dan elok, kecek orang Bengkulu, kalo kata orang jawa, uaapiiikkk tenan (haha).  Daerah pemukiman yang disekitarnya laut dan pantai. Namun, karena masih terbilang daerah konservasi, daerah ini juga masih terdapat binatang buas, sehingga perlu hati-hati jika anda mengunjungi pulau Enggano. Berikut adalah poto-poto dari Pulau Enggano
Gambar 1. Pantai Pulau Enggano
Gambar 2. Pantai menuju Muara Kahabi
Gambar 3. Muara Kahabi di Desa Banjarsari
Gambar 4. Bakblau di Desa Meok

Check this blog for see another beautiful picture of Enggano Island...okee?

Minggu, 17 Januari 2016

Makanan Cireng (Aci Goreng)

CIRENG

Cireng (singkatan dari aci goreng, bahasa Sunda untuk 'tepung kanji goreng') adalah makanan ringan yang berasal dari daerah Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan utama tepung kanji atau tapioka. Makanan ringan ini sangat populer di daerah Priangan, dan dijual dalam berbagai bentuk dan variasi rasa. Makanan ini cukup terkenal pada era 80-an. Bahan makanan ini antara lain terdiri dari tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, kedelai, daun bawang dan minyak goreng.
Seiring dengan perkembangan zaman, cireng telah terinovasi hingga variasi rasa yang ada mencakup daging ayam, sapi, sosis, baso, hingga keju dan ayam teriyaki. Bahkan inovasi tidak hanya secara rasa namun bentuk, contohnya adalah cimol. Sekarang Cireng tidak hanya terdapat di Priangan saja, tetapi sudah menyebar ke hampir seluruh penjuru Nusantara. Cireng yang dulu pada umumnya dijual oleh pedagang yang menaiki sepeda dengan peralatan membuat Cireng di bagian belakang sepedanya, bahkan telah tersedia online cireng.
            Tidak hanya di daerah pulau Jawa saja Cireng beredar. Namun, cireng juga telah sampai di Bengkulu, kota kecil yang banyak orang tidak tahu dan tidak dikenal. Aku pernah menemukan orang berjualan cireng di kota Bengkulu di daerah sekitar kampus Universitas Bengkulu. Cireng dijual bersama kawan-kawannya seperti bakwan, tahu isi, pisang goreng, tempe goreng, pisang coklat (piscok), dan lainnya. Cireng di Bengkulu sendiri terbuat dari bahan utama tepung kanji atau tepung aci dengan isi berupa sambal kacang tanah kental seperti sambal pecel atau lotek. Atau bisa juga berisi sambal cabe biasa. Cireng juga bisa dimakan dengan saus sambal jika bagian dalam cireng tidak berisi.
            Sedangkan cireng yang yang pernah saya temui di daerah Palembang dekat Kambang Iwak kecil, cireng bisa beraneka isi seperti baso pedas, sosis, ayam, abon dan lainnya. Namun, terdapat sedikit perbedaan cireng yang ada di Bengkulu dengan di Palembang. Di Palembang, cireng tidak terbuat dari bahan utama aci, melainkan tepung topioka biasa. Dan rasanya juga hanya seperti tepung goreng berisi saja. Tidak ada rasa khas dari cireng sesuai literatur dan sumber yang terpercaya. Menurut teman saya yang pernah tinggal di Bogor, cireng asli Bandung seperti cireng yang ada di Bengkulu dimana terbuat dari tepung aci yang digoreng. Namun, bentuknya beragam seperti bintang, bulat, persegi panjang, love (waru) dll.
Meskipun cireng di Bengkulu belum memiliki variasi isi seperti di Palembang, namun cireng di Bengkulu lebih menarik jika dilihat dari sudut pandang rasa. Di Bengklu sendiri cireng kurang dikenal dan disukai. Menurut beberapa narasumber yang ada di tempat jualan cireng dan lebih memilih membeli gorengan lain , “cireng rasanya seperti aci goreng. Kenyal dan susah digigit. Memang rasanya enak, namun karena tidak terbiasa memakan itu (cireng) jadi saya lebih suka membeli gorengan saja”. Ada juga yang mengatakan “cireng itu kan Cuma aci goreng, saya juga bisa buat itu di kosan. Tinggal beli tepung aci ditambah minyak kemudian langsung digoreng. Sudah, begitu saja selesai, untuk apa beli”.


Cireng memang aci goreng mbak, gorengan lain juga kalo mbak mau buat sendiri juga bisa. Mau buat tahu isi? Beli tahu kepong, sayuran wortel, kubis, seledri, tepung terigu untuk pembungkusnya dicampur digoreng. Sudah mbak, selesai kan? (jika saja aku punya keberanian menjawab itu, hehe). 

Berbagi cerita PKL hari ke-1

Jumat, 15 januari 2016
Ini adalah hari pertama aku magang atau kerja praktek di salah satu perusahaan minyak dan gas swasta di Provinsi Sumatra Selatan, Medco E&P Indonesia. Aku dan teman sekelas plus seangkatanku, Raufelina Febriama atau lebih dikenal Rara magang di tempat tersebut. Aku, yang notabene adalah makhluk tak tahu malu, hanya menumpang magang disana berkat Rara yang memiliki seorang Paman yang bekerja di perusahaan tersebut. Dan aku, hanya menumpang mulai dari info ada lowongan untuk magang disana sampai aku berada di perusahaan ini, saat ini. Mungkin bisa dikatakan bahwa urat maluku sudah tidak ada. Aku menumpang mulai dari keberangkatan sampai menginap ditempat Paman Rara bahkan aku mendapat diskon untuk membayar kontrakan. Bukankah aku beruntung? Namun, disatu sisi aku merasa tidak enak.
Hari pertama magang, kami berangkat sekitar jam 07.00 pagi dari rumah Paman Rara, diantar oleh keluarga Rara menuju kontrakan. Kontrakan yang terbilang mewah bagiku. Kontrakan yang mungkin apabila hanya ada aku sendiri mungkin tidak akan menyewa tepat itu. Bagaimana tidak mewah? Pertama aku diberitahu harga sewa perbulannya Rp 1.500.000,- aku kaget? Wah itu sih bisa untuk sewa kontrakanku di Bengkulu selama setengah bulan. Gilaa..apakah memang semahal itu di Palembang ini atau memang sesuai fasilitas? Namun, ketika aku sampai di kontrakan tersebut, aku tidak menyangkal dan tidak menawar lagi harga yang diberikan. Dengan harga segitu diberi fasilitas pendingan ruangan, bukan kipas kecil melainkan AC, dengan 2 buah kasur plus dipan yang dilengkapi dengan spray, selimut dan dua buah bantal. Serta perabotan seperti lemari kayu yang besar, meja kayu dan tempat dapur. Bahkan, di kamar mandi tersedia alat mandi shower. Dan lagi closet nya bukan lagi closet jongkok, melainkan closet duduk seperti di tv.
Aku berdecak kagum melihat ruangan kontrakan pilihan keluarga Rara. Mungkin jika aku yang mencari kontrakan, aku akan mencari kontrakan dengan harga semurah-murahnya. Masalah fasilitas itu bisa dipikir nanti. Aku merasa ciut lagi ketika itu. Apakah memang aku yang tidak terbiasa dengan hal seperti ini atau bagaimana? Namun, aku bersyukur berasal dari keluarga yang bisa dibilang sederhana. Karena jika bukan dari keluarga sederhana, tentu saja aku akan kesusahan melengkapi hidupku. Satu pelajaran kehidupan yang bisa kudapat dari sini : sepertinya aku tidak cocok menjadi orang kaya, sederhana adalah gaya hidupku, tak akan berubah.
Setelah melihat kontrakan, kami langsung berangkat ke kantor. Disaat itu jam menunjukkan hampir jam 8. Dan kami sampai di kantor yang jaraknya tidak terlalu jauh namun melelahkan jika berjalan kaki jam 8 lebih. Kami menuju pos satpam dan menukarkan kartu identitas berupa KTP dengan kartu identitas pengunjung. Kami langsung menuju tempat tempat Pak Erdyan, HRD perusahaan tersebut. Ketika sampai disana, Pak Erdyan tidak ada, sehingga kami harus menunggu. Banyak pegawai berlalu lalang dan menanyakan apa keperluan kami.
“Cari siapa, Dik?” tanya seorang pegawai.
“Pak Erdyan, Pak,” jawab kami.
“O Pak Erdyannya tidak ada, masih dikantin. Mungkin sebentar lagi kembali,”
Hampir setengah jam kami menunggu didepan ruangan. Akhirnya Pak HRD datang dan menyuruh kami masuk.
“Udah lama ya? Ayo masuk,” Ajak beliau.
Map berisi berkas-berkas penting kusodorkan pada beliau dan langsun beliau cek kelengkapannya. Kemudian, kami diperlihatkan sebuah video mengenai perusahaan tersebut dan beliau pergi meninggalkan kami untuk ganti pakaian. Setiap hari jumat, seluruh pegawai harus mengikuti senam atau olahraga bersama. Sehingga pada hari jumat seluruh mahasiswa magang harus mengikuti olahraga juga. Sedikit lama kami menunggu beliau setelah video tersebut selesai. Dan akhirnya kami di ajak untuk menemui pembimbing lapangan kami, beliau bernama Rustian Aquadesianto OH. Sebuah nama yang ilmiah, menurutku.
“Seharusnya sebelum kalian ke sini, berkas ini dikirimkan ke universitas dulu, baru setelah itu kalian datang bersama berkas ini,”
Beliau menjelaskan berbagai peraturan sesuai berkas yang diberikan pada kami perpoint dan sangat detail menjelaskannya. Bagaimana etika dan tata tertib bagi mahasiswa magang seperti kmai yang masih bloon. Jadwal kami berada di kantor adalah mulai pukul 07.00-16.00 dimana dari jam 12.00-13.00 adalah waktu istirahat. Dan tersedia kantin di perusahaan tersebut. Dalam satu minggu, weekend hari sabtu-minggu adalah hari libur. Sedangkan jika berada di lapangan, tidak ada hari libur alias full time to work.   
Sampai di kantor utama, kami diserahkan pada seorang pegawai wanita, berambut panjang dan ramah, menurutku. Karena pembimbing lapangan sedang sibuk, kami hanya duduk di tempat salah seorang pegawai yang orangnya tidak ada. Mungkin sekitar setengah jam kami hanya duduk menunggu tanpa kejelasan. Kemudian datang seorang bapak-bapak yang ternyata adalah Fac Manager. Kami diajak memasuki ruangan beliau. Dan diajak berbincang sebentar sebelum pak pembimbing lapangan kami datang.
Karena ini baru hari pertama, kami diberi jadwal selama kami magang beserta materi yang begitu banyak jumlahnya. Kami disuruh membaca sekilas mengenai materi tersebut. Namun, karena kami tidak membawa perangkat komputer sehingga kami hanya duduk-duduk kembali ditempat yang tadi. Sungguh membosankan. Namun apa boleh buat. Kami hanya duduk mengobrol sesuatu hal yang tidak jelas sampai jam pulang. Dan sialnya lagi, pintu akses keluar hanya bisa terbuka dengan ID card. Sehingga kami tidak bisa keluar dan masuk sesuka hati, harus menunggu orang lain lewat. Pak HRD mengatakan pada kami bahwa ada mahasiswa lain yang juga magang. Dimana mereka memegang satu ID card untuk akses pintu keluar-masuk. Namun, sampai hari pertama kami magang, kami belum juga bertemu dengan mereka untuk mendapatkan ID card.
Jam 4 sore kami pulang. Hujan gerimis sedikit lebat mengguyur kota Palembang sekitar tempat kami bekerja. Bahkan peribahasa yang sudah lama mengakar, sedia payung sebelum hujan yang memiliki arti pun kami abaikan. Kami pergi tanpa persiapan apapun. Payung tidak ada, yang ada hanyalah basah kuyup akibat hujan. Di depan kantor, terdapat alfamart dan kami berbelanja kebutuhan di kontrakan serta persediaan makanan. Dan akhirnya kami bermalam untuk kali pertama di kontrakan yang baru.
Ada sedikit rasa rindu. Rasa rindu terhadap keluarga, ibu, bapak, adik, teman-teman dekat. Merasa asing berada di tempat orang. Merasa sendiri, padahal aku tidak sendiri. Ada rasa ingin menangis dan bercerita bahwa sebenarnya aku sedikit takut berada di sini. Namun inilah keputusanku untuk berada di sini. Mungkin inilah yang dirasakan oleh orang yang jarang pergi jauh.

  

Kamis, 10 Desember 2015

LAPORAN KEGIATAN KUNJUNGAN BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

LAPORAN KEGIATAN KUNJUNGAN
BADAN  METEOROLOGI, KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA



Disusun Oleh :
Nama                   : Dewi Eka Ariyani
NPM          : F1B013003
Mata Kuliah : Kimia Linhkungan


JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS BENGKULU
2014
BAB I
PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Pencemaran udara sekarang ini sering sekali terjadi tidak hanya dikota besar bahkan di kota kecil seperti Bengkulu ini. pencemaran udara yang terjadi disebabkan banyak faktor. Penyebabnya bisa dari asap industri, tambang, asap kendaraan, bencana alam seperti gunung meletus, kerusakan alam seperti kebakaran hutan dan lainnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merupakan Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika. Banyak yang tidak mengetahui mengenai BMKG itu sendiri, seperti apa dan bagaimana BMKG bekerja. BMKG juga bekerja untuk mengetahui keadaan udara sekitar dengan dibantu berbagai alat yang menunjang. Oleh kareana itudilakukan kunjungan ke salah BMKG terdekat untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan udara di Bengkulu.
2.      Tempat
Tempat yang dikunjungi yaitu kantor Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang beralamat di  Jalan  Ir. Rustandi Sugianto Pulau Baai - Bengkulu 38216.
3.      Waktu
Waktu pelaksaan kegiatan kunjungan yaitu pasa hari Senin, 02 November 2014 pada pukul 09.00 sampai 12.00 .
4.      ISI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (disingkat BMKG), sebelumnya bernama Badan Meteorologi dan Geofisika (disingkat BMG) adalah Lembaga Pemerintah Non Departemen Indonesia yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang meteorologi,klimatologi, dan geofisika. Kantor BMKG yang kami kujungi mengenai klimatologi dimana manfaatnya lebih digunakan dalam bidang pertanian. Kantor BMKG yang ada dibengkulu ada 3, yaitu yang kami kunjungi khusus menangani klimatologi, di dekat bandara menangani meteorolog dan satu lagu khusus menangani tentang gempa bumi di Kepahiyang.
Klimatologi adalah ilmu yang mempelajari keadaan rata–rata cuaca yang terjadi pada suatu wilayah dalam kurun waktu yang panjang. Cuaca merupakan keadaan fisik atmosfer pada suatu saat dan tempat tertentu dalam jangka pendek. Di kantor BMKG terdapat alat-alat yang diguanakan, diantaranya :
a.    Sangkar Meteorologi
Description: C:\Users\Dewi Eka\Pictures\10806290_881499698534550_2599200046832071693_n.jpgSangkar meteorologi merupakan bangunan berbentuk rumah yang terbuat dari kayu yang berfungsi untuk menyimpan alat termohigrograf, termometer maksimum, termometer minimum, termometer bola kering dan termometer bola basah. Sangkar meteorologi berventilasi dobel jalusi, yang gunanya mengalirkan udara masuk dan keluar, Sangkar meteorologi juga dicat putih agar memantulkan cahaya yang merupakan konvensi dari WMO (World Meteorological Organisation). Pintu pada sangkar meteo posisinya harus dipasang utara–selatan.
Di dalam sangkar meteorologi terdapat termometre bola basah (termometer tegak sebelah kiri) tujuannya untuk menghitung titik embun diudara (kelembaban udara), titik embun yaitu tingkat kebasahan/kelembaban diudara. Termometer bolakering (termometer tegak sebelah kanan) tujuannya adalah untuk pengamatan suhu udara yang ditunjukkan pada thermometer dengan ketelitian 0,2°C. Diamati setiap jam sekali.
            Termometer maksimum (termometer horizontal atas) mencatat suhu maksimum dalam sehari, jadi bila posisi suhu terpanas tercatat pada suhu 32°C, maka thermometer akan berhenti disitu dan setelah dicatat alat dinetralkan kembali dengan cara mengarahkan alat secara vertikal ke atas. Termometer minimum (termometer horizontal bawah) mencatat suhu minimum dalam sehari, jadi bila posisi suhu terdingin tercatat pada suhu 26°C, maka termometer akan berhenti disitu dan setelah dicatat alat dinetralkan kembali dengan cara mengarahkan alat secara vertikal ke atas.
b.      Description: C:\Users\Dewi Eka\Pictures\1507855_881499671867886_7500352628368440860_n.jpgActinograph
 Actinograph berfungsi untuk menyerap kelembapan. Berperekam atau otomatis mengukur setiap saat pada siang hari radiasi surya . Sensor atau yang peka bila kena sinar surya terdiri atas bimetal (dwilogam) berwarna hitam mudah menyerap radiasi surya. Panas karena radiasi yang diserap ini membuat bimetal melengkung. Besarnya lengkungan sebanding radiasi yang diterima sensor. Lengkungan ini disampaikan secara mekanis ke jarum penulis di atas pias yang berputar menurut waktu. Hasil rekaman sehari ini berbentuk grafik. Luas grafik/integral dari grafik sebanding dengan jumlah radiasi surya yang ditangkap oleh sensor selama sehari.
c.       Gun Bellani
Description: C:\Users\Dewi Eka\Pictures\10603660_881499398534580_2305708632436171425_n.jpgGun Bellani memiliki fungsi yang sama dengan actinograph, bedanya gun bellani menyerap radiasi matahari dan bulan. Alat ini di cek setiap satu hari sekali. Prinsip alat adalah menangkap radiasi pada benda berbentuk bola sensor. Panas yang timbul akan menguapkan zat cair dalam bola hitam. Ruang uap zat cair berhubungan dengan tabung kondensasi. Uap zat cair yang timbul akan dikondensasi dalam tabung berbentuk buret yang berskala. Banyaknya air kondensasi sebanding dengan radiasi surya diterima oleh sensor dalam sehari. Pengukuran dilakukan sekali dalam 24 jam, yaitu pada pagi hari dibandingkan dengan alat yang pertama hasilnya lebih kasar.
d.      Camble stokes
Description: C:\Users\Dewi Eka\Pictures\10670267_881498615201325_3738720994383360792_n (1).jpgCamble stokes ini berfungsi untuk mengukur lamanya matahari bersinar.  Prinsip alat adalah pembakaran pias. Panjang pias yang terbakar dinyatakan dalam jam. Alat ini mengukur lama penyinaran surya. Hanya pada keadaan matahari terang saja pias terbakar, sehingga yang terukur adalah lama penyinaran surya terang. Pias ditaruh pada titik api bola lensa. Pembakaran pias terlihat seperti garis lurus di bawah bola lensa. Kertas pias adalah kertas khusus yang tak mudah terbakar kecuali pada titik api lensa.
Alat dipasang di tempat terbuka, tak ada halangan ke arah Timur matahari terbit dan ke barat matahari terbenam. Kemiringan sumbu bola lensa disesuaikan dengan letak lintang setempat. Posisi alat tak berubah sepanjang waktu hanya pemakaian pias dapat diganti-ganti setiap hari. Ada 3 tipe pias yang digunakan pada alat yang sama:
* Pias waktu matahari di ekuator
* Pias waktu matahari di utara
* Pias waktu matahari di selatan


e.       termometer tanah
Description: C:\Users\Dewi Eka\Pictures\10390896_881499168534603_7419596637637557455_n (1).jpgPada gambar disamping terlihat ada termometer di tanah berumput dan di tanah gundul. Dimana jarak termometer dengan permukaan tanah berbeda-beda. Terdapat juga termometer minimum dan maksimum seperti pada sangkar meteorologi. ada juga termometer yang dipasang di dalam tanah dengan kedalaman 50 cm dan 100cm. Tujuannya kesemua termometer sama yaitu untuk mengukur suhu namun pada tempat berbeda.
f.       Description: C:\Users\Dewi Eka\Pictures\1546201_881499078534612_4472954619270352416_n.jpgHigh Volume Sampler (HVS)
Fungsinya untuk mengambil sampel SPM (Suspended Particle Matter). Prinsip kerjanya yaitu: udara yang mengandung partikel debu dihisap mengalir melalui kertas filter dengan menggunakan motor putaran kecepatan tinggi. Debu akan menempel pada kertas filter yang nantinya akan diukur konsentrasinya dengan cara kertas filter tersebut ditimbang sebelum dan sesudah sampling di samping itu dicatat flowrate dan waktu lamanya sampling sehingga didapat konsentrasi debu tersebut.

g.      Cup Counter  dan Anemometer
Description: C:\Users\Dewi Eka\Pictures\10711129_881498921867961_410955594499579038_n.jpgCup counter digunakan untuk mengetahui pergerakan angin. Dari gambar disamping yang merupakan cup counter yaitu tiga benda seperti cup/cangkir yang mengelilingi poros. Ppergerakan angin ditandai dengan berputarnya cup counter. Hasil perhitungan gerak cup counter akan muncul pada alat di bawahnya yaitu anemometer. Terdapat cup counter dengan ketinggian berbeda, semakin rendah ketinggian nya maka pergerakannya semakin lambat. Begitu sebaliknya semakin tinggi ketinggiannya maka pergerakan cup counter.


h.      Oven Pan Evaporation
Evaporimeter panci terbuka digunakan untuk mengukur evaporasi atau penguapan.. Makin luas permukaan panci, makin representatif atau makin mendekati penguapan yang sebenarnya terjadi pada permukaan danau, waduk, sungai dan lain-lainnya. Pengukuran evaporasi dengan menggunakan evaporimeter memerlukan berbagai perlengkapan yaitu:
Description: C:\Users\Dewi Eka\Pictures\10690023_881498821867971_5544821134175538797_n.jpg-Panci Bundar Besar
-Hook Gauge yaitu suatu alat untuk mengukur perubahan tinggi permukaan air dalam panci. Hook Gauge mempunyai bermacam-macam bentuk, sehingga cara pembacaannya berlainan.
-Still Well ialah bejana terbuat dari logam (kuningan) yang berbentuk silinder dan mempunyai 3 buah kaki.
-Thermometer air dan thermometer maximum/ minimum
-Cup Counter Anemometer
-Pondasi/ Alas
-Penakar hujan biasa
i.        Penakar hujan
Description: C:\Users\Dewi Eka\Pictures\1441351_881498711867982_3523956302146718810_n.jpg- tipe observatorium (OBS) : Semua alat penakar hujan yang beragam bentuknya atau yang otomatis dibandingkan dengan alat penakar hujan otomatis (OBS). Penakar hujan OBS adalah penakar hujan  manual. Jumlah air hujan yang tertampung diukur dengan gelas ukur yang telah dikonversi dalam satuan tinggi atau gelas ukur yang kemudian dibagi sepuluh karena luas penampangnya adalah 100 cm sehingga dihasilkan satuan mm. Pengamatan dilakukan sekali dalam 24 jam yaitu pada pagi hari. Hujan yang diukur pada pagi hari adalah hujan kemarin bukan hari ini.
- penakar hujan tipe hellman : Alat ini merupakan penakar hujan otomatis dengan tipe siphon. Bila air hujan terukur setinggi 10 mm, siphon bekerja mengeluarkan air dari tabung penampungan dengan cepat, kemudian siap mengukur lagi dan kemudian seterusnya. Di dalam penampung terdapat pelampung yang dihubungkan dengan jarum pena penunjuk yang secara mekanis membuat garis pada kertas pias posisi dari tinggi air hujan yang tertampung. Bentuk pias ada dua macam, harian dan mingguan. Pada umumnya lebih baik menggunakan yang harian agar garis yang dibuat pena tidak terlalu rapat ketika terjadi hujan lebat. Banyak data dapat dianalisadari pias, tinggi hujan harian, waktu datangnya hujan, derasnya hujan atau lebatnya hujan per satuan waktu.
j.        Barometer
Description: http://region6.padang.bmkg.go.id/ppi/media/alat/295410157.jpgBarometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tekanan udara. umunya digunakan dalam peramalan cuaca, dimana tekanan udara yang tinggi menandakan cuaca yang bersahabat ataupun lumrah, sedangkan bila tekanan udara rendah menandakan kemungkinan badai. Barometer diletakkan dengan cara digantung pada dinding ruangan yang tanpa gangguan udara, seperti A.C. Ketinggian alat ini adalah 160 cm diatas lantai ruangan.




Jumat, 24 Juli 2015

Sifat Manusia : Ingin Diakui


SIFAT MANUSIA_1
INGIN DIAKUI

Saya memahami satu sifat manusia, yaitu ingin diakui keberadaannya. Ternyata masalah ini tidak hanya terjadi di dunia shinobi, namun juga dalam kehidupan nyata. Merasa dirinya penting dan harus diakui oleh banyak orang. Tidak hanya diakui, namun juga ingin setiap perkataannya didengar dan dianggap penting. Banyak orang merasa tidak nyaman dalam suatu kelompok orang baru yang belum mengetahui dan memahami karakter orang tersebut. Menurut pemikiran saya itu dikarenakan tidak semua apa yang dikatakan dan dilakukan oleh seseorang menurut sudut pandang kelompok orang baru yang beragam jenis sifat dan wataknya itu menarik dan penting untuk disimak. Dan disaat apa yang dibicarakan dan dilakukan tidak mendapat perhatian penuh, sipelaku merasa dirinya tidak dianggap.
Manusia diciptakan dengan sifat dan watak yang berbeda, sungguh Maha Besar Sang Pencipta, dapat menciptakan manusia sebanyak itu dengan sifat yang berbeda. Namun, tidak semua manusia ingin diakui keberadaannya. Ada sifat manusia yang tidak ingin dirinya diketahui banyak orang, merasa dirinya tidak penting, atau bisa dikatakan bahwa ia tidak banyak peduli atau tidak tertarik dengan lingkungan sekitar.
Sebagai contoh, seorang teman saya, sebut saja namanya Dewi. Menurut pengamatan saya, ia tidak suka berada di kelompok orang baru. Bahkan ketika memang ia harus berada di kelompok orang baru, ia selalu saja menghindar. Ia mengatakan pada saya bahwa ia kurang bisa bersosialisasi dan daripada ia menjadi marah karena sifat orang baru yang ia tidak suka, jadi ia lebih baik pergi sampai ia memahami orang tersebut. Namun ia menyatakan ada kesulitan, ia kesulitan ketika ada laki-laki yang mencoba “mendekati”nya. Ia sadar bahwa ia akan menikah dan menerima orang baru dalam hidupnya, namun sejauh ini ia belum bisa untuk berhubungan lebih jauh. Butuh waktu, waktu yang dibutuhkannya.
Hal di atas berbeda dengan kasus yang ini, teman saya juga, Eka. Ia berbeda dengan Dewi, ia sangat suka bersosialisasi. Eka adala tipe orang yang banyak bicara, mungkin saja ia bercita-cita sebagai MC sebuah acara. Sayangnya, Eka merasa terkadang orang baru yang ia ajak berbincang kurang merespon dan tidak terlalu memperhatikan. Seolah-olah bahwa lawan bicara seperti mengabaikannya. Ia bertingkah seolah ia memang harus diperhatikan. Memang Eka adalah lawan bicara yang menarik, namun tidak semua bahan bicaraannya wajar dan menarik perhatian orang lain. Dan juga tidak semua orang menerima dan memberi umpan balik terhadap apa yang dikatakan Eka. Dari perasaan itulah, terkadang Eka malah menjadi berpikir negatif terhadap orang yang diajak bicara.
Saya jadi bingung untuk menyimpulkan kejadian di atas. Intinya, merasa ingin diakui adalah sifat normal manusia. Kita tidak bisa memungkirinya, bahwa manusia haus akan perhatian. Namun, jangan salahkan orang yang tidak ingin diakui, mungkin alasan mereka perlu kita dengar dan telaah.

Jumat, 17 Oktober 2014

Artikel Kisi Difraksi


            Sejumlah besar celah pararel yang berjarak sama adalah kisi difraksi, walaupun istilah kisi inteferensi mungkin lebih sesuai. Kisi dapat dibuat dengan mesin presisi berupa garis-garis pararel yang sangat halus dan teliti di atas pelat kaca. Jarak yang tidak tergores di antara garis-garis tersebut berfungsi sebagai celah. Transparansi fotografis dari kisi yang asli bisa digunakan sebagai kisi yang murah. Kisi yang berisi 10.000 garis per sentimeter adalah umum saat ini dan sangat berguna untuk pengukuran panjang gelombang dengan tepat. Kisi difraksi yang berisi celah-celah disebut kisi transmisi. Kisi pantulan juga mungkin, dapat dibuat dengan membuat garis-garis halus pada permukaan logam atau kaca dari mana cahaya dipantulkan dan dianalisis. Analisis ini pada dasarnya sama untuk kisi transmisi.
            Analisis kisi difraksi sangat mirip dengan eksperimen celah ganda Young. Kita anggap berkas-berkas cahaya pararel jatuh pada kisi. Kita juga menganggap bahwa celah-celah tersebut cukup sempit sehingga difraksi oleh masing-masingnya menyebarkan cahaya dengan sudut yang sangat besar pada layar yang jauh di belakang kisi, dan inteferensi dapat terjadi dengan cahaya dari semua celah yang lain. Berkas cahaya yang melalui setiap celah tanpa pembelokkan (θ =0 derajat) berinteferensi konstruktif untuk menghasilkan garis terang di tengah layar. Inteferensi konstruktif juga dapat terjadi pada sudut θ sedemikian rupa sehingga berkas dari celah yang bersisian menempun jarak ekstra sejauh selisih l=perkallian orde dengan panjang gelombangnya, di mana m marupakan bilangan bulat. Dengan demikian, jika d adalah jarak antara celah, maka selisih l adalah perkalian jarak lebar antar celah dengan sin θ, dan


Sin θ= mD/λ ……..…………………………..…..(2.2)


adalah kriteria untuk mendapatkan maksimum terang dimana m=0,1,2, dan seterusnya. Persamaan ini sama dengan situasi persamaan ganda, dan kembali m disebut orde dari pola tersebut.
            Bagaimanapun ada perbedaan penting antara pola celah ganda dengan banyak celah. Maksimal yang terang lebih tajam dan sempit untuk kisi. Mengapa demikian bisa dilihat sebagai berikut. Misalkan sudut θ diperbesar sedikit di atas yang dibutuhkan untuk maksimum. Pada kasus celah ganda, kedua gelombang hanya akan sedikit berbeda fase sehingga terjadi inteferensi yang hampir konstruktif. Ini berarti maksimum akan lebar. Untuk kisi, gelombang-gelombang dari dua celah yang bersisian juga tidak terlalu berbeda fase. Tetapi gelombang dari satu celah dan gelombang lain dari yang kedua yang berjarak beberapa ratus celah bisa tepat berlawanan fase, semua atau hampir semua cahaya akan saling meniadakan dengan cara ini. Sebagai contoh, misalkan sudut θ berbeda dari maksimum orde pertamanya sehingga panjang lintasan ekstra untuk sepasang celah yang bersisian tidak tepat λ tetapi 1,0010λ. Gelombang yang melalui satu celah tunggal dan gelombang lain 500 celah di bawahnya akan berbeda fase 1,500 λ atau tepat 3/2 sepasang gelombang sehingga keduanya akan saling meniadakan. Sepasang celah, satu di bawah yang dua ini, juga akan saling maniadakan. Artinya, cahaya dari celah 1 saling meniadakan dengan cahaya dari celah 501; cahay dari celah 2 meniadakan yang keluar dari celah 502, dan seterusnya. Dengan demikian bahkan dengan sudut yang kecil yang berhubungan dengan panjang lintasan ekstra 1/ 1000 λ ada inteferefsi destruktif yang banyak dan maksimum akan sangat sempit. Makin banyak garis pada sebuah kisi makin tajam pula puncaknya. Karena sebanyak kisi menghasilkan garis yang jauh lebih tajam dan lebih terang dari dua celah saja, ia merupakan alat yang lebih tepat untuk mengukur panjang gelombang.


Artikel Tegangan Permukaan Zat Cair

Tegangan Permukaan Zat Cair

Tegangan permukaan juga berhubungan dengan gaya antarmolekul dalam cairan. Molekul-molekul dalam cairan  menarik satu sama lain. Sebuah molekul dalam sebagian besar zat cair tertarik sama pada semua sisi sehingga tarik menarik pada molekul adalah nol. Namun, gaya tarik menarik molekul di permukaan hanya ke bawah. Oleh karena itu, molekul permukaan mengalami gaya tarik resultan ke bawah dari dalam cairan, yang cenderung membuat area permukaan cairan sekecil mungkin. Hal ini menyebabkan molekul di permukaan yang akan ditarik ke dalam dan sehingga selalu ada beberapa kekuatan ketidakseimbangan yang bekerja pada permukaan cairan. Inilah disebut tegangan permukaan. Tegangan permukaan dapat didefinisikan sebagai:'Gaya yang bekerja tegak lurus dalam satuan panjang pada permukaan zat cair'.
Satuan SI tegangan permukaan adalah Nm- 1. Karena satuan ini terlalu besar, dapat juga menggunakan unit yang lebih kecil mNm- 1 (millinewton meter - 1). Berikut dua fenomena penting adalah karena adanya tegangan permukaan:

1. Bentuk tetesan adalah bulat

Tetes cairan memiliki bentuk hampir bulat. Karena tegangan permukaan, permukaan bebas dari cairan cenderung untuk mencapai luas permukaan minimum. Karena bola memiliki luas permukaan minimum untuk volume tertentu cairan, cairan mencoba untuk mengadopsi bentuk bola. Contohnya adalah tetesan air atau tetesan merkuri. 

2. Kapilaritas

Ketika salah satu ujung tabung kapiler yang dimasukkan ke dalam cairan yang membasahi kaca, cairan naik ke dalam pipa kapiler pada ketinggian tertentu dan kemudian berhenti. Kenaikan cairan dalam kapiler karena tarikan tegangan permukaan yang bekerja pada permukaan, yang mendorong cairan ke dalam tabung kapiler. Fenomena ini disebut kapilaritas. Kenaikan cairan dalam kapiler sangat penting. Air di bawah permukaan bumi naik ke tanaman melalui akar, minyak naik ke sumbu lampu minyak, tinta meningkat dalam kertas merupakan contoh peristiwa kapilaritas
Tegangan Permukaan Zat Cair
Salah satu sifat yang dimiliki fluida statis adalah permukaannya punya tegangan. Tegangan tersebut dinamakan tegangan permukaan. Tegangan permukaan zat cair adalah kecenderungan permukaan zat cair untuk meregang sehingga permukaannya nampak seolah dilapisi oleh suatu lapisan. Pasti diantara sobat hitung pernah mengamati ada nyamuk atau serangga kecil lainnya yang bisa berdiri atau berjalan di atas air tanpa tengggelam. Itu terjadi karena ada tegangan permukaan zat cair. Yang menjadi penyebab utama adanya tegangan permukaan adalah gaya kohesi (gaya terik menarik molekul sejenis) dari fluida atau zat cair. Setiap molekul zat cair saling menarik moelkul di sekitar mereka. Gaya tari menarik ini memicu adanya ikatan yang cukup kuat antar molekul.

Tegangan Permukaan pada Air
Salah satu fluida yang kita jumpai setiap air adalahh air (H2O). Air memiliki tegangan permukaan sebesar 72 dyne/cm2 ketika suhunya 25o. Artinya sobat akan memerlukan 72 dyne untuk memcahkan tegangan permukaan air sepanjang 1 cm. Tegangan permukaan air berbanding terbalik dengan suhunya. Jika suhu air naik maka tegangan permukaannya semakin kecil. Pendapat bahwa mencuci pakaian dengan air panas akan lebih bersih adalah benar. Suhu yang tinggi akan menurunkan tegangan permukaan sehingga air lebih bisa membasahi pori-pori kain dengan lebih baik. Detergen sekarang banyak terkandung zat surfactan. Zat ini berfungsi menurunkan tegangan permukaan zat cair sehingga akan hasil cucian bisa lebih bersih. Contoh Peristiwa Tegangan Permukaan Zat Cair
Ternyata banyak peristiwa melibatkan “tegangan permukaan zat cair” yang kita jumpai setiap hari, diantaranya :
  1. Beberapa jenis serangga kecil bisa berjalan di atas air. Laba-laba air dapat begitu mudah bergerak cepat di atas air bukan hanya semata karena tubuhnya yang ringan dan morfologi tubuh yang mendukung, tetapi juga dikarenakan adanya tegangan permukaan zat cair.
  2. Jarum kecil bisa terapung di atas air. Jika dilihat dari massa jenisnya jarum akan lebih besar dari massa jenis air. AKan tetapi jika sobat mencoba meletakkan jarum pelan-pelan di atas air tenang jarum tersebut bisa terapung sementara. Tegangan permukaan zat cair menahan gaya berat dari jarum. Air perlu dijaga agar tidak goyang. Jika air goyang jarum dengan cepat akan  memecah tegangan permukaan dan tenggelam ke dasar.
  3. Sabun Mandi dan Detergen
  4. Produk sabun mandi dan detergen selain untuk membunuh kuman di badan juga berguna menurunkan tegangan permukaan air akan air dapat membasahi tubuh lebih sempurna dan hasilnya akan lebih bersih.
Rumus Tegangan Permukaan Zat Cair
Tegangan permukaan (gama) merupakan didefinisikan sebagai perbandingan antara gaya tegangan dengan panjang permukan tempat gaya tersebut bekerja.  Rumus fisikanya
γ = F/d
dengan :
γ = tegangan permukaan (N/m atay Dyne/cm)
d = panjang permukaan (m atau cm) dimana dilai d adalah = 2l